Kepohbaru, 28 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati *Hari Hepatitis Sedunia (World Hepatitis Day)* yang diperingati setiap tanggal 28 Juli, RSUD Kepohbaru mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan dan deteksi dini penyakit hepatitis. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengedukasi masyarakat mengenai bahaya hepatitis sekaligus memperkuat komitmen rumah sakit dalam melindungi tenaga kesehatan dari risiko penularan penyakit.

Hepatitis merupakan peradangan pada organ hati yang umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Terdapat lima jenis hepatitis, yaitu Hepatitis A, B, C, D, dan E. Hepatitis A dan E umumnya ditularkan melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, sedangkan Hepatitis B, C, dan D ditularkan melalui darah serta cairan tubuh, seperti penggunaan jarum suntik yang tidak steril, transfusi darah yang tidak aman, hubungan seksual berisiko, maupun penularan dari ibu kepada bayi.

Beberapa faktor yang meningkatkan risiko seseorang terkena hepatitis antara lain kontak dengan darah atau cairan tubuh yang terinfeksi, penggunaan alat medis yang tidak steril, berbagi jarum suntik, serta bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki risiko paparan darah dan cairan tubuh pasien.

Penyakit hepatitis perlu diwaspadai karena sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Apabila tidak terdeteksi dan ditangani dengan baik, hepatitis dapat berkembang menjadi penyakit hati kronis, sirosis, gagal hati, hingga kanker hati yang mengancam jiwa.

Sebagai rumah sakit yang memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada masyarakat, RSUD Kepohbaru berkomitmen untuk melindungi tenaga kesehatan dari risiko penyakit akibat kerja, termasuk hepatitis. Perlindungan terhadap tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam upaya mencegah terjadinya infeksi terkait pelayanan kesehatan (Healthcare-Associated Infections/HAIs) atau infeksi nosokomial, sehingga mutu pelayanan dan keselamatan pasien tetap terjaga.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Medical Check Up (MCU) secara berkala bagi seluruh karyawan, yang di dalamnya mencakup skrining hepatitis sebagai upaya deteksi dini. Selain itu, RSUD Kepohbaru juga memberikan vaksinasi Hepatitis B kepada tenaga kesehatan sesuai indikasi sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko paparan selama menjalankan tugas pelayanan.

Melalui peringatan Hari Hepatitis Sedunia, RSUD Kepohbaru berharap masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan hati, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, menghindari faktor risiko penularan hepatitis, serta melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi sesuai anjuran. Dengan langkah pencegahan yang tepat, diharapkan penyebaran hepatitis dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan pelayanan kesehatan yang aman bagi tenaga kesehatan maupun masyarakat.


By Admin
Dibuat tanggal 30-07-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
0 %
Puas
0 %
Cukup Puas
0 %
Tidak Puas
0 %