Dalam upaya memperkuat sistem keselamatan serta meningkatkan kesiapsiagaan sumber daya manusia terhadap potensi keadaan darurat, RSUD Kepohbaru menyelenggarakan kegiatan Inhouse Training (IHT) Simulasi Kebakaran pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kegiatan ini menghadirkan instruktur langsung dari Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam mendukung keselamatan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi oleh Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro, M. Imam Affan Tsania.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan secara komprehensif mengenai berbagai faktor penyebab kebakaran, langkah-langkah pencegahan, pengenalan jenis-jenis Alat Pemadam Api Ringan (APAR), serta prosedur penanganan kebakaran yang tepat dan aman khususnya di lingkungan rumah sakit yang memiliki tingkat risiko tinggi.
Tidak hanya menerima materi teoritis, para peserta juga mengikuti sesi praktik lapangan. Simulasi yang dilakukan meliputi teknik pemadaman api menggunakan karung goni, penggunaan APAR sesuai standar operasional, penanganan kebocoran tabung gas dengan kain basah, serta praktik mengatasi kebocoran gas secara langsung di bawah pengawasan petugas pemadam kebakaran. Praktik ini bertujuan agar peserta memiliki keterampilan nyata dalam melakukan tindakan awal sebelum bantuan lanjutan datang.
Melalui penyelenggaraan Inhouse Training Simulasi Kebakaran ini, RSUD Kepohbaru berharap seluruh pegawai mampu meningkatkan kewaspadaan, memahami prosedur keselamatan, serta bertindak cepat dan terkoordinasi dalam menghadapi potensi kebakaran, sehingga tercipta lingkungan rumah sakit yang aman bagi pasien, pengunjung, dan seluruh tenaga kesehatan.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
0 % |
Puas
0 % |
Cukup Puas
0 % |
Tidak Puas
0 % |