RSUD Kepohbaru Ikuti Pemaparan Bojonegoro Innovative Award (BIA) 2026 melalui Inovasi SIPERKASA

RSUD Kepohbaru Ikuti Pemaparan Bojonegoro Innovative Award (BIA) 2026 melalui Inovasi SIPERKASA

RSUD KEPOHBARU

Tim Publikasi Informasi Publik

20 September 2026 2 min baca 36 kali
RSUD Kepohbaru Ikuti Pemaparan Bojonegoro Innovative Award (BIA) 2026 melalui Inovasi SIPERKASA
RSUD Kepohbaru Ikuti Pemaparan Bojonegoro Innovative Award (BIA) 2026 melalui Inovasi SIPERKASA

Bojonegoro, 16 September 2026 – RSUD Kepohbaru turut berpartisipasi dalam ajang Bojonegoro Innovative Award (BIA) Tahun 2026 melalui inovasi SIPERKASA (Sistem Pelaporan Perbaikan Sarana) yang diinisiasi oleh Nitasya Ayu Alamanda Putri, S.KM.

Inovasi SIPERKASA berhasil lolos seleksi administrasi dan melanjutkan ke tahap 2 dalam rangkaian seleksi BIA 2026. Berdasarkan Undangan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Bojonegoro Nomor 005/291/412.306/2026, RSUD Kepohbaru mendapatkan kesempatan untuk memaparkan inovasi tersebut di hadapan dewan juri pada Rabu, 16 September 2026, bertempat di Griya Dharma Kusuma, Jalan Trunojoyo Nomor 2–4, Bojonegoro.

Pemaparan dimulai pada pukul 12.00 WIB dan berlangsung selama 10 menit. Dalam kesempatan tersebut, Nitasya selaku peserta mempresentasikan inovasi SIPERKASA secara komprehensif, meliputi latar belakang inovasi, keunggulan SIPERKASA, manfaat inovasi, flowchart atau alur pelaksanaan, transferabilitas, keberlanjutan sumber daya, serta monitoring dan evaluasi (monev).

SIPERKASA merupakan inovasi yang dikembangkan untuk mendukung sistem pelaporan perbaikan sarana agar proses penyampaian laporan, tindak lanjut, hingga pemantauan perbaikan dapat dilakukan secara lebih terstruktur. Inovasi ini diharapkan mampu mendukung efektivitas pengelolaan sarana di lingkungan RSUD Kepohbaru serta meningkatkan respons terhadap kebutuhan perbaikan sarana.

Pemaparan inovasi dilakukan di hadapan dua orang dewan juri. Setelah sesi presentasi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab antara peserta dan dewan juri. Sesi tersebut menjadi kesempatan bagi Nitasya untuk menjelaskan lebih lanjut mengenai implementasi, manfaat, keberlanjutan, serta potensi pengembangan dan penerapan SIPERKASA.

Nitasya Ayu Alamanda Putri, S.KM selaku inisiator SIPERKASA menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam BIA 2026 memberikan pengalaman sekaligus ruang bagi para inovator untuk memperkenalkan dan mengembangkan gagasan yang telah diterapkan.

“Kegiatan BIA yang menampung inovasi dari berbagai OPD, masyarakat, pelajar, dan mahasiswa ini sangat bermanfaat bagi perkembangan daerah. Ajang ini memberikan ruang bagi para inovator untuk menyampaikan ide dan inovasinya, sekaligus menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan dan evaluasi sehingga inovasi dapat terus dikembangkan,” ujar Nitasya.

Keikutsertaan RSUD Kepohbaru dalam BIA 2026 menjadi bagian dari komitmen rumah sakit untuk terus mendorong budaya inovasi di lingkungan kerja. Melalui SIPERKASA, RSUD Kepohbaru berupaya menghadirkan perbaikan dalam pengelolaan sarana secara sistematis dan berkelanjutan, sekaligus mendukung peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat.

Dengan lolosnya SIPERKASA hingga tahap 2 dan kesempatan melakukan pemaparan di hadapan dewan juri, RSUD Kepohbaru berharap inovasi yang dikembangkan dapat memberikan manfaat tidak hanya bagi internal rumah sakit, tetapi juga menjadi salah satu praktik inovasi pelayanan publik yang dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara berkelanjuta.